Wednesday, July 5, 2017

Dapat DBH Pajak Retribusi Daerah

PROKAL.COTANA PASER - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Paser Katsul Wijaya mengatakan, untuk kali pertama pemkab memberikan dana bagi hasil (DBH) dari pajak dan retribusi daerah kepada 139 desa. Hal tersebut dilakukan setelah disahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim tentang hal tersebut.
“Ini merupakan tahun pertama Pemkab Paser memberikan DBH kepada pemerintah desa. Ini akan kami lakukan setiap tahun,” ucapnya kemarin (4/7).
DBH itu memang tak banyak, namun tentunya akan berguna bagi pemerintah desa. Berbeda dengan ADD dan dana desa. DBH disalurkan dengan jumlah kecil dan dilanjutkan dengan jumlah yang lebih besar.
“ADD dan dana desa disalurkan dalam dua tahap yakni 60 persen dan 40 persen. Kalau DBH pajak dan retribusi, penyaluran 40 persen dulu dan tahap kedua 60 persen. Itu karena pada awal tahun, pajak dan retribusi yang diperoleh pemkab belum maksimal,” jelasnya.
Sejauh ini baru tujuh desa yang telah menerima DBH. Sementara lainnya belum melengkapi persyaratan. Dia menjelaskan, persyaratan tidak berbeda dengan ADD dan dana desa. Yaitu menyerahkan laporan RPJMDes, RKPDes, RAPDes, dan LKPJ tahun sebelumnya.
“Memang setiap desa memperoleh jumlah yang bervariasi. Ada yang belasan juta, ada juga yang di bawah itu. Namun, DBH bisa saja meningkat sesuai PAD, yakni minimal 10 persen dari yang diperoleh. Hal ini tentunya akan memicu semangat desa untuk berlomba-lomba meningkatkan PAD,” jelasnya.  (*/ns/ica/k16)

Kapolres Ajak Pedagang Berdiskusi

Harga Bawang Merah Mulai Turun

PROKAL.COTANA PASER – Kapolres PaserAKBP Dudy Iskandar merespons kenaikan harga bawang merah, yang terjadi setelah Lebaran. Dia pun memantau ke Pasar Induk Penyembolum, Senaken, didampingi Waka Polres Paser Kompol Bambang Herkamto, sejumlah perwira, serta kepala UPTD Pasar Senaken, kemarin (4/6).
Dari pantauannya, bawang merah yang sebelumnya seharga Rp 50 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 45 ribu. Sebab, pasokan yang sempat mengalami keterlambatan, sedikit demi sedikit normal.
“Beberapa lapak pedagang bawang yang kami pantau sudah menurunkan harga. Pasokan juga berdatangan. Diperkirakan, harga bawang akan stabil,” ucap Dudy.
Dari diskusi dengan pedagang, tak ditemukan indikasi penimbunan yang mengakibatkan naiknya harga. Kenaikan yang terjadi usai Lebaran disebabkan keterlambatan kiriman, baik melalui jalur darat maupun laut.
“Ini disebabkan padatnya jalur transportasi yang belum kembali normal,” jelasnya.
Dia juga meminta kepada Polsek Tanah Grogot untuk mengawasi lokasi kedatangan sembako. Ketika tiba dan diturunkan ke pedagang, diminta untuk menanyakan harga.
Yusuf, seorang pedagang menjelaskan, permintaan bawang merah meningkat karena banyak pemilik warung yang kembali beraktivitas. Tapi, karena pasokan yang lambat, membuat harga naik.
“Saya menjual Rp 45 per kilogram. Sementara saya beli dengan harga Rp 40 ribu. Saya tidak pernah mengambil untung banyak. Cuma Rp 5 ribu per kilogram,” jelasnya. (*/ns/ica/k16)

Intelmob Amankan Oknum Satpam

Kedapatan Membawa 47,83 Gram Sabu

PROKAL.COTANA PASER  -  Jajaran Opsnal Intelmob Subden 3 Detasemen A Pelopor Paser berhasil mengamankan sedikitnya 39 poket narkoba jenis sabu-sabu dengan berat bruto 47,83 gram dari tangan oknum anggota satuan pengamanan (satpam) salah satu perusahaan kebun yang beroperasi di Kecamatan Paser Belengkong, Selasa (4/7) dini hari, sekira pukul 01.15 Wita.
Dari tangan pelaku berinisial MM (31) tersebut, selain mengamankan sabu-sabu, pasukan elite Polri itu juga mengamankan satu unit timbangan digital, satu buah dompet, satu timbangan digital, uang tunai sebesar Rp 550 ribu, kartu identitas pelaku, buku tabungan, tiga kartu ATM, dua kartu Jamsostek, dan satu unit handphone.
 “Pelaku dibekuk Opsnal Resmob di salah satu kompleks perumahan karyawan yang ada di lingkungan perusahaan pada Selasa sekira pukul 01.15 Wita,” kata Kepala Subden 3 Detasemen A Pelopor Paser, Iptu Agus Susanto didampingi Wakasubden Ipda Junaidi di Mako Brimob Subden 3 Pelopor di bilangan Jalan Pelopor, Desa Tapis, Tanah Grogot, Selasa (4/7).
Disebutkan Agus Susanto, pengungkapan ini berkat informasi dari masyarakat sekitar yang resah dengan adanya peredaran narkoba jenis sabu-sabu di sekitar kawasan perusahaan. Berbekal informasi ini, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan dan mengecek informasi yang diterima. Dan, benar saja saat dilakukan penggerebekan, ditemukan poket sabu-sabu siap edar dalam jumlah lumayan banyak.
 “Untuk memastikan kalau pelaku adalah bandar sabu-sabu, salah seorang anggota menyamar sebagai pembeli. Setelah memastikan kalau pelaku menyimpan sabu-sabu siap edar, kemudian langsung dilakukan penggerebekan,” ujar Agus.
Sementara itu, Wakasubden Junaidi menambahkan, saat ini pelaku sudah diamankan dan akan diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba Polres Paser untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (ian/cal/k1)

Tuesday, July 4, 2017

KPMKP Sillaturahmi Bersama Bupati

TANA PASER – Momentum lebaran idul fitri 1438 H memiliki kesan tersendiri bagi Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Paser (KPMKP) Cabang Makassar dan Samarinda. Pasalnya dalam suasana bulan syawal tersebut berkesempatan para pengurus organisasi mahasiswa daerah tersebut dapat bersilaturahmi dan halal bi halal bersama Bupati Paser, di Rumah Jabatan Pendopo Bupati, Selasa (4/7).
Ketua KPMKP Cabang Makassar Izal Ardi Alabshari menyampaikan ucapan terima kasihnya disela-sela aktifitas kesibukannya bisa menyempatkan bersiaturahmi bersama kami sejumlah pengurus KPMKP Makassar dan Samarinda. Selain momentum halal bi halal, ia juga menyampaikan kepada bapak bupati terkait kondisi KPMKP cabang Makassar yang saat ini masih tetap eksis dalam melaksanakan kegiatan sosial.
“Kami KPMKP di Makassar masih tetap aktif berkegiatan, namun kami menyayangkan keberadaan KPMKP Pusat yang sudah beberapa tahun vakum. Jadi kami minta dukungan bapak bupati karena kami merencanakan akan melaksanakan Munas luar biasa,” ujar Izal Ardi.
Ia juga mengharapkan kepada pemerintah daerah dapat memberikan perhatian kepada asrama-asrama mahasiswa khususnya terkait pemeliharaan maupun biaya operasional asrama.
“Karena di Makassar pembayaran PDAM terus membengkak, begitu juga dengan pemeliharaan serta perabotan asrama,” unngkapnya.
Kepala Bagian Umum Sabir mengatakan memang anggaran operasional asrama tahun sebelumnya sempat dihilangkan karena keuangan daerah mengalami defisit.
“Insya Allah pada anggaran perubahan tahun ini akan kita masukkan kembali,” jelas Sabir.
Dalam Kesempatan itu Bupati Paser pun merasa senang dapat bersilaturahmi bersama para mahasiswa. Ia pun mendukung adanya regenerasi dalam organisasi KPMKP pusat. Selain itu terkait anggaran opersional asrama mohon mahasiswa bersabar.
“Jadi bersabar dulu, karena harus dimaklumi kondisi keuangan kabupaten paser yang sedang defisit, semoga kedepan segera membaik. Sehingga tidak ada lagi keluhan mahasiswa paser yang studi di luar daerah,”ungkap Yusriansyah. (man)

Potensi Beras Organik di Desa Sungai Tuak

PROKAL.COTANA PASER – Dinas Sosial Kabupaten Paser mencanangkan Desa Sungai Tuak sebagai Desa Sejahtera Mandiri (DSM). Program tersebut disampaikan Dinas Sosial (Dissos) kepada kepala Desa Sungai Tuak di kediaman kepala desa saat menyambut kedatangan Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) yang akan kuliah kerja nyata (KKN) tematik, di Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (3/7).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Paser Amiruddin Ahmad yang melalui Sekretaris H Abdul Rasyid didampingi Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Ningsih mengatakan, kegiatan ini dibantu mahasiswa KKN dan bekerja sama dengan Kementerian Sosial, Dissos Kaltim dan Dissos Kabupaten Paser.
Mahasiswa diharap membantu merealisasikan program DSM ini. Caranya, mendata seluruh masyarakat di Desa Sungai Tuak dalam kelengkapan identitasnya. Termasuk mendata potensi alam yang dapat dikembangkan di desa tersebut, sehingga menjadi DSM.
“Kelengkapan dari kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akte kelahiran. Sebab, ketiga itu sebagai sarat untuk pengajuan bantuan agar dapat terealisasikan DSM ini,” ungkapnya.
Kata Ningsih, Desa Sungai Tuak tercatat 98 persen masyarakatnya telah memiliki identitas, KTP, KK, dan akte kelahiran. Karena itu, 2016 lalu desa tersebut mendapat bantuan 30 rumah layak huni. “Dari jumlah masyarakat yang ada, tinggal 2 persen saja masyarakat yang belum lengkap identitasnya,” tuturnya.
Sementara itu, tim DSM Unmul Subirman mengatakan, juga termasuk program Unmul bekerja sama dengan Kementerian Sosial. Sebab itu, mahasiswa KKN disebar ke desa yang memiliki karakteristik daerah layak mendapatkan bantuan fasilitas untuk masuk DSM.
Dia mengungkapkan, hasil survei timnya, potensi Desa Sungai Tuak pada produk unggulan beras organik.
Kepala Desa Sungai Tuak, Muhammad Ashar, sangat senang dengan pencanangan DSM di desa yang saat ini ia pimpin. Dia juga menyambut hangat kedatangan peserta KKN yang membantu merealisasikan DSM di desa tersebut. (*/ns/mfy/her/k8)

Bupati Terima Mahasiswa KKN Unmul

TANA PASER- Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 43 Universitas Mulawarman (Unmul) yang akan mengabdi selama dua bulan di Kabupaten Paser. Sebanyak 139 Mahasiswa tersebut akanditempatkan di enam kecamatan di 11 desa yang ada di Kabupaten Paser.
Acara yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Selasa (04/07tersebut, turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Paser AS Fathur Rahman, sejumlah kepala instansi Pemerintah Daerah, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jarkawi, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unmul Agus Sulistiyo Budi, para Camat, Serta Kepala Desa.
Bupati dalam kesempatan itu menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program KKN mahasiswa Unmul di Kabupaten Paser.
“Kita dukung penuh pengabdian mahasiswa KKN. Namun kegiatan KKN ini hendaknya tidak sebatas untuk memenuhi unsur akademis semata. Jadi, harus benar-benar ada manfaat ganda baik bagi kampus, masyarakat, dan pemerintah,” kataYusriansyah.
Lanjut ia mengatakan program KKN sangat membantu dalam sosialisasi percepatan pembangunan daerah. Jadi harapannya semua elemen masyarakat maupun pemerintah kiranya dapat memberian bimbingan.
Sementara Ketua LP2M Unmul Agus Sulistyo Budi yang membacakan sambutan rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Paser atas sambutannya serta yang telah bersedia menerima dengan baik untuk melaksanaan KKN di Kabupaten Paser.
“Ini merupakan Kuliah Kerja Nyata angkatan 43 dengan jumlah peserta sebanyak 139 untuk penempatan di Kabupaten Paser. Kegiatan KKN P2M reguler dan tematik kompetensi ini akan akan berakhir pada bulan agustus. Jadi kami mohon bimbingan kepada mahasiswa kita yang akan menjalankan KKN,” ujar Agus Sulistyo.
Ia menambahkan bahwa dari hasil koordinasi peserta KKN akan ditempatkan di enam kecamatan yaitu Long Ikis, Batu Sopang, Batu Engau, Pasir Belengkong, Tanah Grogot dan Kuaro(man)

Ayo Dukung “Ronggeng Paser” di Ajang API 2017


Caranya, ketik API (spasi) 7E kirim ke 99386.
TANA PASER - Seni budaya tradisional Bumi Daya Taka Paser masuk nominasi Festival Pariwisata Terpopuler Anugrah Pesona Indonesia (API) 2017. Nominasi AFI 2017 untuk kategori seni budaya yakni Ronggeng Paser.
Dengan masuknya Ronggeng Paser di ajang API bersama 6 nominasi lainya untuk wilayah Kaltim, Dinas Pemuda  Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Paser mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Paser ikut berperan aktif dengan mengirim SMS.
“Mari berikan dukungan untuk Ronggeng Paser dengan cara ketik API (spasi) 7E kirim ke 99386,” sebut Kadis Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Paser Ishak.
Sementara, Bupati Paser H Yusr
inasyah Syarkawi menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Paser guna mendukung Ronggeng Paser dalam nominasi terbaik Anugrah Pesona Indonesia 2017.
"Ayoo...! Kita dukung Ronggeng Paser untuk bisa menang di Anugrah Pesona Indonesia 2017 ini, dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Paser sangat menentukan nama baik seni budaya tradisional Paser diajang nasional,” himbau Yusriansyah.
Selain itu lanjut Bupati, juga berharap peranan media di daerah untuk ikut mempromosikan masuknya Ronggeng Paser diajang API 2017 ini, agar seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Paser, dimanapun berada yakni di perantauan dapat memberikan dukungannya.
“Masyarakat Kabupaten Paser di manapun, jangan sampai lupa vote destinasi seni budaya Paser yakni Ronggeng Paser yang menjadi salah satu nominasi anugerah pesona Indonesia 2017 Provinsi Kaltim,” kata Bupati.
Untuk diketahui, Anugerah Pesona Indonesia (API) merupakan rangkaian kegiatan tahunan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang diselenggarakan dalam upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap Pariwisata Indonesia.
Di samping itu penyelenggaraan API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak terutama Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah/kota untuk lebih berupaya dalam mempromosikan pariwisata di daerahnya masing-masing.
Ajakan peran serta khalayak ramai masyarakat Kabupaten Paser di manapun berada untuk bersama memberikan vote melalui SMS Ronggeng Paser,  juga bisa dilakukan via website: http://anugerahpesonaindonesia.com/ dengan tujuan mendukung sekaligus mempromosikan destinasi yang masuk ke dalam daftar nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2017, dan pemungutan suara dimulai 01 Juni sampai 31 Oktober 2017. (har-)

Dapat DBH Pajak Retribusi Daerah

PROKAL.CO ,  TANA PASER -  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Paser Katsul Wijaya mengatakan, untuk kali pertama pemkab...